BANJARMASIN, sebangsanews.com – Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Sandi Fitrian Noor, S.T., M.M., kembali turun menyapa elemen pemuda dan mahasiswa di Banjarmasin.
Kali ini, politisi muda tersebut hadir di Sekretariat KAHMI Center, Komplek Melati Indah, Banjarmasin, untuk menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Senin (9/2/2026).
Di hadapan para aktivis mahasiswa dan pemuda yang memadati aula, Sandi menekankan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah “jimat” bangsa yang harus terus dirawat, bukan hanya dijadikan materi ujian di sekolah.
Tantangan Era Digital
Dalam paparannya, Sandi menyoroti tantangan berat yang dihadapi generasi muda di tahun 2026 ini, di mana arus informasi digital begitu deras. Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap nilai kebangsaan adalah filter terbaik.
“Empat Pilar ini bukan sekadar hafalan, tetapi harus kita hayati, amalkan, dan jadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Sandi.
Ia menambahkan, implementasi nilai ini harus dimulai dari lingkup terkecil. “Dari tingkat keluarga hingga bermasyarakat, nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika harus tetap hidup untuk menguatkan sendi-sendi NKRI,” lanjutnya.

Diskusi Hangat
Suasana sosialisasi berjalan cair dan interaktif. Tidak hanya mendengarkan ceramah, para peserta yang didominasi mahasiswa ini aktif berdiskusi dan melontarkan pertanyaan kritis kepada wakil rakyatnya tersebut.
Sandi berharap, pasca-kegiatan ini, para peserta dapat menjadi “duta” atau agen persatuan di lingkungannya masing-masing.
“Generasi muda adalah garda terdepan. Saya harap kawan-kawan di sini bisa menyebarluaskan virus positif persatuan di tengah dinamika masyarakat yang makin kompleks,” tutupnya. (ISL)
