Pelalawan, Riau — Populasi gajah liar di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) kembali menjadi sorotan setelah hasil pemantauan terakhir menunjukkan jumlahnya semakin menurun. Dilansir dari Radar Mojokerto, pihak Balai TNTN menyebut populasi gajah Sumatera di kawasan tersebut kini diperkirakan tinggal sekitar 150 ekor.Kepala Balai TNTN, Heru Sutmantoro, menjelaskan bahwa perhitungan terbaru dilakukan melalui pemantauan rutin dan metode pelacakan jejak. Menurutnya, angka 150 ekor menunjukkan adanya penyusutan dari data sebelumnya, meski penurunannya dinilai tidak terlalu drastis. Dilansir dari laporan yang sama, penyempitan habitat akibat alih fungsi lahan masih menjadi faktor utama berkurangnya populasi satwa liar tersebut. Pembukaan lahan, perambahan kawasan hutan, serta perluasan perkebunan sawit terus menekan wilayah jelajah gajah. Menurut berbagai laporan konservasi yang dilansir dari media nasional, fragmentasi hutan di TNTN membuat gajah semakin sering keluar dari jalur alami mereka dan memicu konflik dengan manusia.Kondisi ini disebut sebagai ancaman jangka panjang bagi keberlangsungan populasi gajah Sumatera, mengingat TNTN merupakan salah satu kantong habitat penting di Riau. Pihak Balai TNTN bersama instansi terkait kini memperkuat program restorasi habitat, termasuk penanaman kembali vegetasi alami dan penataan ulang koridor jelajah gajah.Dilansir dari Radar Mojokerto, pemantauan populasi dilakukan melalui kombinasi pengamatan lapangan, penelusuran jejak, hingga pemasangan kamera otomatis di beberapa titik strategis. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran lebih akurat mengenai pergerakan kawanan gajah serta meminimalkan potensi konflik. Menyusutnya populasi gajah di Taman Nasional Tesso Nilo menjadi pengingat bahwa ancaman terhadap satwa dilindungi masih tinggi. Dengan jumlah yang diperkirakan hanya tersisa sekitar 150 ekor, upaya perlindungan habitat dan penindakan terhadap perambahan hutan dinilai semakin mendesak. Pemerintah dan pihak konservasi berharap program pemulihan yang berjalan saat ini mampu menjaga keberlangsungan gajah Sumatera di TNTN untuk jangka panjang.
