Banjarmasin – Kota Banjarmasin kini berada dalam status siaga menghadapi cuaca ekstrem dan ancaman air pasang rob yang diperkirakan akan melanda dalam beberapa hari ke depan. Peringatan ini disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin setelah memantau kondisi cuaca yang diprediksi akan mengakibatkan curah hujan tinggi serta pasang air laut.
Peringatan Dikeluarkan oleh BPBD Banjarmasin
Kepala BPBD Banjarmasin, Husni Thamrin, mengungkapkan bahwa fenomena cuaca ekstrem, termasuk curah hujan tinggi, bersama dengan pasang rob yang terjadi pada waktu bersamaan, menjadi ancaman serius bagi sejumlah wilayah di kota ini. Berdasarkan prediksi cuaca, air pasang tinggi dapat mencapai ketinggian 2,7 meter di atas permukaan laut pada pukul 22.00 hingga 24.00 WITA.
Meski demikian, Husni menegaskan bahwa kondisi saat ini belum masuk dalam kategori bencana parah, dan genangan air biasanya cepat surut setelah pasang rob berakhir.
Langkah Antisipatif dari Pemerintah Kota Banjarmasin
Dalam menghadapi potensi banjir dan rob, pemerintah kota mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengambil beberapa langkah antisipasi. BPBD Banjarmasin menyarankan agar masyarakat melakukan gotong royong untuk membersihkan saluran air agar aliran tidak terhambat oleh sampah, serta memastikan semua warga memiliki “tas siaga bencana” yang berisi kebutuhan mendesak.
Selain itu, warga diminta untuk melaporkan kejadian bencana melalui call center 112 yang sudah disiapkan sebagai saluran darurat. Pihak BPBD juga akan terus memantau situasi terkini dan memberikan informasi terbaru tentang perkembangan cuaca.
Potensi Dampak dari Cuaca Ekstrem dan Rob
Fenomena cuaca ekstrem dan pasang rob memang menjadi tantangan besar bagi Kota Banjarmasin, terutama di wilayah pinggiran sungai. Kota ini terletak di hilir Sungai Barito dan Sungai Martapura, yang menjadikannya sangat rentan terhadap banjir dan genangan air.
Banjarmasin pernah mengalami banjir besar yang disebabkan oleh gabungan curah hujan tinggi dan pasang air laut. Oleh karena itu, kewaspadaan sangat penting untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan jika bencana tersebut terjadi kembali.
Masyarakat Diminta Bersiap dan Aktif Berpartisipasi
Anggota DPRD Banjarmasin, Hari Kartono, menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan drainase dan saluran air, serta memastikan akses menuju daerah rawan bencana tetap terbuka. Selain itu, pihaknya juga mengingatkan agar pemerintah kota terus memantau perkembangan cuaca serta menyiapkan logistik dan bantuan yang diperlukan jika terjadi bencana. (ISL)
