MARTAPURA BARAT – Banjir yang merendam Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, masih menyisakan persoalan bagi warga terdampak. Meski genangan air telah berlangsung selama beberapa hari dan melumpuhkan aktivitas, sejumlah warga mengeluhkan belum meratanya distribusi bantuan kebutuhan dasar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di lokasi, banyak warga yang mengaku belum tersentuh bantuan logistik, khususnya bahan makanan. Padahal, persediaan di rumah warga kian menipis akibat terisolasi banjir.

“Kami tidak ada menerima bantuan. Kami perlu makan,” ujar salah satu warga yang terdampak, menggambarkan urgensi kebutuhan pangan di lokasi bencana.

Keluhan ini mencuat di tengah upaya penanganan darurat yang sebenarnya telah dilakukan oleh pemerintah. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial diketahui telah mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pengungsi dan warga terdampak. Selain itu, bantuan logistik diklaim telah disalurkan ke sejumlah titik di wilayah Martapura Barat sebagai respons tanggap darurat.

Bahaya Banjir Rob

Kendati demikian, masih adanya suara warga yang belum menerima bantuan mengindikasikan bahwa proses distribusi di lapangan belum sepenuhnya menjangkau seluruh korban. Keterbatasan akses akibat genangan air diduga menjadi salah satu kendala penyaluran.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat mengevaluasi jalur distribusi agar bantuan dapat diterima secara merata oleh seluruh warga yang membutuhkan selama banjir belum surut. (FM)

Share.
Leave A Reply