Jakarta – Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan jumlah korban meninggal akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera telah mencapai 753 orang. Selain korban tewas, lebih dari 650 orang hilang dan ribuan lainnya mengalami luka-luka.
Bencana yang terjadi di provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) ini menyebabkan ratusan ribu warga terpaksa mengungsi. BNPB melaporkan sekitar 576.300 orang yang terdampak harus meninggalkan rumah mereka karena bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi sejak awal bulan ini.
Kerusakan Infrastruktur Masif
Data BNPB juga mencatat kerusakan yang sangat signifikan pada infrastruktur di wilayah terdampak. Lebih dari 3.600 rumah rusak berat, dengan beberapa fasilitas umum juga rusak parah. Fasilitas yang rusak termasuk jembatan, sekolah, dan tempat ibadah. Sebanyak 299 jembatan dilaporkan rusak, sementara 323 sekolah juga terdampak.
Upaya Penanganan dan Tantangan Evakuasi
Proses evakuasi korban bencana hingga saat ini masih terkendala oleh terputusnya akses jalan dan kerusakan jaringan komunikasi. Meskipun cuaca sedikit lebih baik, risiko longsor dan banjir susulan tetap tinggi, terutama di daerah rawan perbukitan dan dataran tinggi.
Pemerintah daerah setempat bersama BNPB terus berkoordinasi dengan instansi penyelamat untuk memaksimalkan distribusi bantuan. Meski demikian, bantuan kemanusiaan belum sepenuhnya mencakup seluruh area terdampak.
Imbauan Waspada dan Pencegahan
Dengan adanya ancaman bencana susulan, otoritas setempat mengimbau agar warga tetap waspada terhadap potensi bencana lebih lanjut. Mereka juga disarankan untuk mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang mengenai zona aman dan tempat evakuasi.
Sampai saat ini, BNPB bersama pemerintah pusat terus melakukan upaya maksimal dalam penanggulangan bencana. Para relawan dan tim SAR juga diturunkan untuk mempercepat proses pencarian dan penyelamatan korban. (ISL)
